Penyakit miom adalah tumor jinak yang terdiri dari jaringan otot. Kondisi ini terbentuk di dalam rahim bagian bawah. Penyakit ini biasa disebut juga fibroid, leiomioma, leiomiomata, atau fibromiom.

Miom bisa muncul sebagai satu miom, atau sekelompok miom kecil. Ukuran fibroid bisa berkisar dari 1 mm hingga 20 cm.
Empat jenis penyakit miom adalah:
Penyakit miom adalah kondisi umum. Sekitar 75 persen wanita akan mengalami fibroid pada saat tertentu. Wanita lebih mungkin memunculkan gejala miom pada usia reproduktif, yaitu 16 hingga 50 tahun.
Anda bisa mengendalikan gejala miom dengan mengurangi faktor risiko penyebab kondisi ini. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.
Dalam banyak kasus, penyakit ini tidak memunculkan gejala yang berarti. Bahkan, hanya 25 persen kasus memiliki gejala.
Namun, beberapa tanda atau gejala miom adalah:
Beberapa tanda dan gejala miom lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala miom tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.
Jika Anda memiliki tanda atau gejala yang tercantum di atas atau ingin bertanya, konsultasikan ke dokter. Setiap tubuh berfungsi berbeda satu sama lain.
Selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi situasi Anda.
Ilmuwan belum menemukan penyebab miom. Namun, diduga penyakit ini terkait dengan kadar estrogen di dalam tubuh wanita. Estrogen adalah hormon reproduksi wanita yang diproduksi oleh indung telur.
Fibroid biasanya berkembang dari usia sekitar 16 tahun hingga 50 tahun, ketika tingkat estrogen dalam tubuh wanita sedang berada pada titik tertinggi. Namun, biasanya pertumbuhan fibroid akan mengalami penurunan ketika tingkat estrogen rendah, seperti setelah menopause.
Menurut dugaan berbagai peneliti, penyebab penyakit miom adalah:
Penyakit miom juga kerap kali muncul pada orang dengan berat badan berlebih atau obesitas. Itu sebabnya, para ahli menduga bahwa obesitas merupakan salah satu faktor penyebab miom.
Penyebab miom lainnya adalah faktor genetik. Jika Anda memiliki ibu, saudara kandung, atau nenek dengan riwayat penyakit ini, maka Anda berisiko tinggi terkena penyakit miom dikemudian hari.
Tak hanya itu, menstruasi yang terlalu dini juga bisa jadi penyebab miom.
Pola pertumbuhan penyakit miom sangat bervariasi pada setiap pasien. Penyakit miom dapat tumbuh lambat atau cepat, atau mungkin tetap berukuran sama sejak pertama kali muncul.
Beberapa fibroid mengalami pertumbuhan yang cepat, dan beberapa mungkin menyusut dengan sendirinya. Banyak juga fibroid yang muncul selama kehamilan menyusut atau hilang setelah kehamilan, karena rahim kembali ke ukuran normal.
Silakan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab miom lebih lanjut.
Dikutip dari Mayo Clinic, beberapa hal yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit miom adalah:
Mungkin ada beberapa faktor risiko penyebab yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda mengkhawatirkan faktor risiko penyebab miom lainnya, silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.
Miom adalah tumor yang paling sering terdiagnosis pada panggul wanita. Kondisi ini sering ditemukan secara tidak sengaja selama pemeriksaan panggul rutin.
Dokter Anda mungkin merasakan bentuk rahim Anda yang tidak beraturan dan mengarah pada gejala fibroid. Jika dokter menduga Anda memiliki gejala miom, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan:
Dokter akan melakukan tes USG trans abdominal atau trans vaginal menggunakan gelombang suara untuk mendapatkan gambaran rahim Anda. Dengan begitu dokter dapat melihat bentuk dan ukuran fibroid yang ada di rahim pasien guna memantapkan diagnosis.
Saat Anda melakukan USG, perut atau vagina Anda akan dioleskan gel, dan kemudian dokter akan menggerakkan stik pengontrol bernama transduser di atas bagian tubuh tersebut.
Transduser ini akan mengirimkan gelombang suara frekuensi tinggi ke organ-organ maupun cairan tubuh yang ada di area tersebut. Gelombang suara ini kemudian akan memantul kembali berupa sinyal listrik ke mesin yang akan mengubahnya menjadi gambar.
Anda bisa melihat gambar organ dalam tubuh Anda di layar monitor.
Jika Anda mengalami perdarahan menstruasi yang tidak normal, dokter Anda mungkin akan melakuan tes lain untuk menyelidiki penyebab miom lainnya. Ini mungkin termasuk tes hitung darah lengkap (CBC).
Tes hitung darah lengkap dilakukan untuk menentukan apakah Anda mengalami anemia atau tidak. Selain itu, dokter mungkin akan melakukan tes darah lainnya untuk melihat ada tidaknya gangguan perdarahan atau masalah tiroid yang dialami oleh Anda.
Jika USG tidak memberikan informasi yang cukup, dokter Anda mungkin melakukan tes pencitraan untuk menegakkan diagnosis. Beberapa tes pencitraan yang dapat dilakukan di antaranya:
Tes pencitraan ini dapat menunjukkan ukuran dan lokasi fibroid, mengidentifikasi berbagai jenis tumor dan membantu menentukan pilihan pengobatan yang tepat.
Histerosonografi, juga disebut sonogram infus saline (SIS), dilakukan menggunakan cairan fisiologis/saline yang steril. Prosedur ini dilakukan untuk memperluas rongga rahim, sehingga dokter akan lebih mudah untuk melihat gambaran fibroid dan endometrium pasien.
Histerosalpingografi dilakukan dengan cara menyuntuikkan zat pewarna khusus melalui mulut rahim ke dalam rahim dan saluran telur. Dengan begitu, dokter dapat melihat rongga rahim dan tuba fallopi pasien dengan jelas di layar monitor.
Dokter biasanya merekomendasikan prosedur ini jika dokter mencurigai adanya masalah ketidaksuburan. Selain dapat menentukan ada tidaknya fibroid dalam rahim, prosedur ini juga dapat membantu dokter untuk menentukan apakah saluran tuba Anda terbuka atau tidak.
Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan teleskop kecil yang disebut histeroskop melalui serviks (leher rahim) ke rahim Anda. Setelah histereskop dimasukkan, dokter akan menyuntikkan cairan khusus pada lubang rahim.
Hal ini dilakukan agar dokter dapat melihat bagian dalam rongga rahim dengan jelas. Selain memeriksa rongga rahim, biasanya dokter melakukan pemeriksaan ini untuk melihat kondisi saluran indung telur dan vagina Anda.
Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.
Pengobatan biasanya dilakukan jika penderita mengalami gejala miom hingga mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Pada kasus yang tidak menimbulkan gejala, biasanya pengobatan tidak diperlukan.
Berbagai pilihan pengobatan untuk mengatasi penyakit miom adalah:
Obat-obatan yang mungkin dapat mengatasi penyakit miom adalah:
Anda dapat mengonsumsi obat rasa sakit, seperti ibuprofen. Obat ini umumnya digunakan untuk mengurangi nyeri akibat perdarahan saat menstruasi. Akan tetapi sebelum mengonsumsi obat pereda nyeri pastikan Anda mengikuti petunjuk pemakaian pada label sehingga Anda tidak mengonsumsinya lebih dari dosis yang dianjurkan.
Dokter Anda mungkin meresepkan pil KB untuk membantu mengontrol perdarahan dan anemia akibatnya tumbuhnya fibroid. Sebuah penelitian menemukan bahwa penggunaan kontrasepsi hormonal (pil KB) kombinasi maupun kontrasepsi tunggal progestin, dapat menurunkan volume atau ukuran fibroid.
Namun, bagi beberapa orang penggunaan pil KB mungkin dapat menyebabkan fibroid tumbuh. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.
Obat-obatan yang disebut dengan agonis GR-RH (Lupron, Synarel, dan lainnya) mengobati fibroid dengan menghalangi produksi estrogen dan progesteron. Hal ini membuat Anda akan mengalami keadaan pasca menopause selama beberapa waktu.
Akibatnya, Anda akan berhenti menstruasi, fibroid perlahan-lahan menyusut, dan Anda pun terhindar dari risiko anemia.
Biasanya dokter meresepkan obat ini untuk Anda guna membantu mengecilkan ukuran fibroid sebelum Anda menjalani operasi. Sayangnya, obat-obatan ini mahal.
Selain itu, Anda pun tidak boleh memakainya selama lebih dari 6 bulan karena obat ini dapat meningkatkan risiko mengalami hot flash dan terkena osteoporosis, yang membuat tulang Anda terlalu lemah.
Dokter Anda mungkin juga meresepkan progestin dosis rendah, hormon lain, untuk mengurangi risiko terjadinya osteoporosis. Ketika Anda berhenti mengonsumsi obat GnRH agonis, fibroid Anda dapat tumbuh kembali.
SERM adalah jenis obat yang memengaruhi kadar estrogen dalam tubuh Anda. SERM sendiri adalah modulator reseptor estrogen selektif. Obat ini dapat membantu mengecilkan ukuran fibroid tanpa menyebabkan gejala menopause.
Tetapi para peneliti belum yakin seberapa baik obat ini bekerja untuk membantu mengecilkan ukuran fibroid. Tanyakan pada dokter untuk informasi lebih lengkap terkait obat ini.
Obat non hormonal ini biasanya digunakan untuk meringankan siklus menstruasi yang berat, seperti perdarahan yang berlebihan. Bagi Anda yang berencana untuk memiliki keturunan, Anda bisa mengonsumsi obat ini untuk pengobatan fibroid.
Meski tidak akan mengecilkan ukuran fibroid, namun alat kontrasepsi hormonal satu ini bisa membantu meringankan gejala miom seperti pendarahan dan kram saat menstruasi. Namun, pemasangan kontrasepsi IUD harus disesuaikan dengan letak fibrioid. Pasalnya, ada beberapa jenis kontrasepsi IUD yang cukup mengganggu jika harus bersentuhan dengan fibroid yang ada.
Apabila berbagai pengobatan seperti yang sudah disebutkan di atas tidak juga meredakan gejala miom yang ada, maka dokter mungkin akan menyarankan operasi. Operasi biasanya menjadili pilihan pengobatan terbaik jika miom sudah cukup parah.
Tanyakan pada dokter terkait manfaat dan efek samping yang harus Anda hadapi ketika melakukan operasi tertentu untuk mengangkat mioma.
Berikut beberapa pilihan operasi invasive untuk mengangkat miom adalah:
Operasi ini biasanya digunakan apabila ukuran fibroid cukup besar. Dokter akan melakukan pengangkatan seluruh rahim, sehingga Anda tidak akan bisa hamil setelah operasi ini.
Cara ini efektif untuk mencegah pertumbuhan kembali fibroid di masa yang akan datang.
Jika Anda memiliki lebih dari satu fibroid, berukuran cukup besar dan letaknya dalam, dokter Anda mungkin akan menyarankan untuk melakukan operasi ini untuk menghilangkan fibroid.
Prosedur ini cocok dilakukan bagi Anda yang berencana untuk hamil. Sayangnya, prosedur ini tidak bisa dilakukan untuk semua jenis fibroid. Ada kemungkinan fibroid tumbuh kembali setelah operasi, sehingga Anda mungkin akan memerlukan operasi lanjutan.
Miom umumnya diobati dengan operasi pengangkatan. Namun, berkat kemajuan sains, terdapat beberapa pengobatan non-invasif untuk Anda.
Salah pengobatan yang mulai populer adalah MR guided Focused Ultrasound (MRgFUS). Pengobatan ini menggunakan gelombang ultrasound untuk menghancurkan miom tanpa menyebabkan kerusakan pada jaringan.
Pilihan prosedur minim invasif untuk miom adalah:
Dokter Anda akan menyuntikkan polivinil alkohol (PVA) ke dalam arteri yang menyuplai fibroid. PVA akan menghambat suplai darah ke fibroid, sehingga ukuran miom pun akan menyusut.
Biasanya prosedur ini digunakan pada wanita yang memiliki fibroid yang berukuran sangat besar. Meski bukan prosedur operasi, Anda mungkin perlu melakukan perawatan beberapa malam di rumah sakit. Tanyakan pada dokter terkait semua manfaat dan risiko dari prosedur ini.
Endometrial ablasi adalah prosedur medis yang dilakukan dokter untuk menghancurkan lapisan rahim. Prosedur ini bertujuan untuk mengurangi pendarahan berlebihan saat menstruasi bagi wanita yang memiliki fibroid kecil di dinding lahir.
Prosedur ini dilakukan menggunakan metode laparoskopi yang melibatkan gelombang radio, arus listrik atau laser untuk menghancurkan fibroid menyusutkan pembuluh darah yang menyuplai fibroid. Prosedur serupa disebut cryomyolysis untuk membekukan fibroid menggunakan cairan nitrogen.
Dalam prosedur miomektomi, dokter bedah akan mengangkat fibroid dengan melibatkan sayatan di perut. Namun, jika jumlah fibroid sedikit, dokter dapat menggunakan prosedur laparoskopi atau robotik untuk mengangkat jaringan fibroid.
Prosedur ini menggunakan instrumen ramping yang dimasukkan melalui sayatan kecil di perut Anda untuk mengangkat fibroid dari rahim Anda.
Prosedur ini dapat menjadi pilihan jika fibroid ada di dalam rahim (submukosa). Dokter bedah Anda akan menghilangkan fibroid menggunakan alat khusus yang dimasukkan melalui vagina dan leher rahim ke dalam rahim Anda.
Fibroid juga dapat dihilangkan dengan memecahnya menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Metode ini disebut morcellation, dan termasuk prosedur baru untuk mengatasi miom.
Kelebihan dari metode satu ini dibandingkan dengan metode lainnya adalah mengurangi risiko pada rahim.
Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi penyakit miom adalah:
Jika ingin bertanya tentang penyakit ini, konsultasikan kepada dokter untuk lebih mengerti solusi terbaik bagi Anda.