Cengkeh adalah tangkai bunga kering yang berasa dari keluarga pohon Myrtaceae. Sejak dulu, cengkeh dijadikan sebagai bumbu rempah sekaligus obat herbal.

Cengkeh digunakan untuk meredakan sakit perut dan meredakan batuk berdahak. Selain itu, ekstrak cengkeh yang dijadikan minyak juga digunakan untuk mengatasi diare, perut kembung, mual dan muntah, hernia, dan bau mulut.
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Dentistry diketahui bahwa cengkeh dapat menjadi pengganti obat penahan rasa sakit seperti benzocaine untuk mengatasi sakit gigi dan gusi serta luka pada mulut. Selain itu, Journal of Medical Microbiology menyatakan bahwa cengkeh dapat menghambat pertumbuhan jamur. Bahkan, beberapa penelitian lain menyebutkan cengkeh dapat mencegah ejakulasi dini pada pria.
Banyak yang menyebutkan bahwa manfaat cengkeh untuk kesehatan sudah tak diragukan lagi. Sayangnya penelitian tentang manfaat cengkeh bagi kesehatan masih sedikit.
Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja tanaman herbal ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.
Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa cengkeh menghambat sintesis prostaglandin, cydooxygenase, dan lipoxygenase. Eugenol, salah satu komponen bahan kimia pada cengkeh, bertanggung jawab terhadap sebagai pereda nyeri dan antimikroba.
Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.
Dosis dari obat herbal dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Obat herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.
Suplemen herbal ini dapat tersedia dalam bentuk dan dosis sebagai beriku:
Di samping segudang manfaat cengkeh yang ditawarkan, namun herbal satu ini juga dapat menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping paling umum dari penggunaan cengkeh termasuk:
Tak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.
Beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum mengonsumsi cengkeh adalah:
Regulasi yang mengatur penggunaan tanaman herbal tidak seketat peraturan obat‐obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan tanaman herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.
Jangan gunakan cengkeh secara medis pada anak‐anak atau wanita hamil serta menyusui hingga penelitian lebih lanjut tersedia.
Tanaman herbal ini mungkin dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.
Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.