Gigi geraham ketiga (gigi bungsu) akan tumbuh di usia sekitar 17-24 tahun. Namun, tumbuhnya gigi bungsu tidak selalu sempurna.

Gigi bungsi dapat tumbuh miring ke arah yang berbeda-beda. Gigi geraham bungsu juga dapat terjebak di dalam gusi. Pertumbuhan gigi bungsu yang tidak semestinya dan menyebabkan rasa sakit disebut dengan impaksi gigi.
Operasi impaksi gigi adalah prosedur mencabut gigi geraham bungsu yang tumbuh tidak wajar guna mencegah munculnya potensi masalah di masa depan.
Prosedur operasi impaksi gigi geraham bungsu umumnya membutuhkan teknik yang berbeda dan lebih rumit dari cabut gigi biasa.
Anda mungkin disarankan untuk operasi guna mengobati impaksi gigi supaya tidak terlanjur parah. Namun, tidak semua kasus impaksi gigi geraham bungsu perlu langsung operasi. Dokter biasanya akan memeriksa kondisi mulut dan gigi Anda dulu sebelum memutuskannya.
Jika gigi geraham bungsu Anda tumbuh miring tapi tidak mengganggu, dokter mungkin menyarankan Anda untuk memerhatikan perkembangannya. Anda mungkin juga akan diminta untuk kontrol gigi lebih rutin agar dokter bisa terus memantau perkembangan arah tumbuhnya.
Bila sewaktu-waktu dokter menemukan adanya masalah pada gigi gerahan bungsu itu, barulah ia merekomendasikan operasi.
Biasanya, operasi impaksi gigi dibutuhkan bila:
Dalam banyak kasus, operasi merupakan pilihan terakhir untuk mengatasi impaksi gigi. Sebelum memutuskan tindakan pembedahan, dokter gigi dapat merekomendasikan sejumlah perawatan lain seperti di bawah ini.
Gigi bungsu yang pertumbuhannya tidak normal dapat menyebabkan rasa nyeri yang intens. Nah, guna mengurangi sensasi nyeri ini, dokter biasanya akan meresepkan beberapa obat pereda nyeri seperti Paracetamol. Obat ini aman dikonsumsi oleh semua kalangan, baik itu anak-anak, ibu hamil dan menyusui, hingga orang lanjut usia (lansia).
Bila impaksi yang Anda alami juga menyebabkan gusi meradang, dokter mungkin dapat meresepkan obat ibuprofen. Ibuprofen adalah obat golongan NSAID yang dapat digunakan untuk meredakan sakit sekaligus peradangan dalam tubuh.
Supaya obat bekerja optimal, pastikan Anda minum sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Bila Anda lupa dengan dosis obatnya, jangan ragu untuk bertanya langsung ke dokter. Obat pereda nyeri hanya boleh digunakan dalam jangka pendek. Jadi, jika gigi Anda terus-terusan terasa sakit, segera periksa ke dokter gigi.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi sensasi nyeri dan nyut-nyutan di gigi adalah dengan kompres es batu. Es batu dapat mematikan sinyal saraf sakit untuk sementara waktu, sehingga rasa sakit di bagian geraham gigi bungsu perlahan akan mereda.
Untuk melakukan cara ini, Anda hanya butuh beberapa bongkah es batu dan selembar kain atau waslap kering yang bersih. Bungkus es batu dengan waslap lalu tempelkan di sisi pipi bagian gigi yang bermasalah selama beberapa menit.
Bila es batu tak tersedia, Anda bisa berkumur dengan segelas air dingin. Cara ini sama efektifnya dengan kompres es batu.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pertumbuhan gigi geraham bungsu bisa miring atau mengarah ke gigi lainnya. Nah, bila mahkota gigi sudah tampak ke permukaan gusi, dokter dapat langsung mencabut gigi Anda tanpa pembedahan.
Anda tak perlu khawatir ketika dokter menyarankan cabut gigi. Dokter akan menyuntikkan obat bius terlebih dulu sehingga Anda tidak akan merasa sakit selama prosedur berlangsung.
Salah satu persiapan paling penting sebelum menjalani operasi cabut gigi bungsu adalah konsultasi ke dokter.
Sebelum operasi benar-benar dilakukan, cobalah untuk menanyakan beberapa pertanyaan berikut ini ke dokter.
Dokter biasanya tidak langsung serta-merta merekomendasikan Anda untuk menjalani operasi impaksi gigi. Dokter umumnya akan lebih dulu memeriksa rongga mulut dan kondisi gigi Anda, serta menanyakan riwayat kesehatan dan kondisi tubuh Anda secara umum.
Bila Anda sedang rutin minum obat antibiotik atau obat lainnya, jangan lupa untuk beri tahu dokter soal hal ini. Begitu pula bila Anda punya riwayat medis tertentu, seperti alergi obat anestesi, penyakit diabetes, hipertensi, atau ganguan pembekuan darah.
Setelah pemeriksaan awal selesai, dokter mungkin akan melanjutkan dengan rontgen gigi untuk melihat keadaan gigi, gusi dan tulang penyokong gigi Anda dengan lebih jelas. Supaya hasil rontgennya optimal, ada baiknya Anda menyikat gigi lebih lebih dulu.
Selain itu, lepaslah semua aksesoris yang menempel di dada hingga bagian kepala. Mulai dari perhiasaan, jam tangan, kacamata, dan alat-alat lain yang mengandung logam pada tubuh. Gunakan pakaian yang nyaman dan longgar ketika Anda akan menjalani prosedur ini.
Beri tahu dokter bila Anda punya tambalan gigi berbahan amalgam atau Anda pakai gigi palsu. Keduanya dapat memblokir sinar X untuk menembus ke dalam tubuh.
Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan laboratorium yang meliputi tes darah dan tes urin untuk membantu memantapkan diagnosis dokter.
Jika sudah dijadwalkan operasi impaksi gigi bungsu, Anda umumnya tidak butuh persiapan khusus apa pun sebelumnya selain yang sudah disebutkan di atas.
Sebelum operasi impaksi gigi, dokter akan menyuntikan obat bius di area gusi yang bermasalah. Obat bius ini akan membuat gusi menjadi kebas atau mati rasa, sehingga Anda tidak akan merasa sakit selama prosedur berlangsung.
Secara umum, ada tiga jenis obat bius yang digunakan dokter ketika melakukan prosedur bedah. Tergantung pada seberapa rumitnya impaksi gigi Anda, berikut jenis-jenis obat bius yang digunakan saat operasi gigi geraham bungsu.
Setelah diberikan obat bius, dokter akan menyayat gusi Anda. Lalu dokter akan mengangkat bagian tulang rahang yang menghalangi pertumbuhan gigi geraham bungsu. Saat gigi berhasil dicabut, Anda akan mengalami perdarahan. Perdarahan ini adalah hal yang normal dan akan cepat mereda.
Selanjutnya dokter akan menutup luka sayatan dengan jahitan dan lubang bekas gigi dengan kain kasa. Dokter biasanya akan meminta pasien untuk menggigit kain kasa tersebut selama satu jam supaya gumpalan darah terbentuk di bekas lubang gigi yang dicabut.
Jika Anda mendapat anestesi sedasi dan general, Anda akan dibawa ke ruang pemulihan setelah operasi. Jika hanya lokal anestesi, Anda bisa langsung pulang selesai operasi.
Biasanya perawatan yang dilakukan setelah operasi adalah rawat jalan. Anda bisa pulang ke rumah di hari yang sama setelah menjalani operasi gigi geraham bungsu. Namun, semua tergantung pada seberapa rumit impaksi gigi Anda. Ada pasien yang harus menjalani rawat inap karena mengalami beberapa kendala.
Setiap prosedur medis pasti memiliki efek samping, termasuk operasi impaksi gigi. Anda mungkin masih akan mengalami perdarahan setelah operasi gigi geraham bungsu. Jangan meludah berlebihan sehingga gumpalan bekuan darahnya tidak terlepas dari gigi atau gusi Anda.
Selain perdarahan, Anda mungkin juga akan mengalami sejumlah efek samping lain seperti di bawah ini.
Kadang, bekuan darah di lubang bekas pencabutan gigi dapat pecah sehingga memperlihatkan tulang penyokong gigi yang berwarna putih. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dalam beberapa hari.
Anda dapat kembali ke dokter jika mengalami beberapa tanda atau gejala berikut:
Sebelum operasi, Anda akan menerima instruksi dari rumah sakit atau klinik gigi tentang apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah operasi. Usahakan untuk mengingatnya.
Berikut beberapa hal yang perlu Anda lakukan setelah menjalani operasi impaksi gigi.
Berikut ini merupakan beberapa hal yang sebaiknya dihindari guna mempercepat proses penyembuhan setelah operasi impaksi gigi.
Jika setelah operasi gigi geraham, bengkak dan rasa nyeri pada gusi tak kunjung hilang, bisa jadi Anda mengalami infeksi. Apalagi jika Anda juga mengalami demam. Maka itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Tumbuhnya gigi geraham bungsu sebenarnya sangat wajar dan tak perlu dikhawatirkan. Namun, terkadang gigi geraham ini tumbuh ke arah yang salah atau malah terjebak di dalam gusi sehingga sulit keluar. Nah, satu-satunya jalan keluar yang harus ditempuh yakni dengan melakukan operasi gigi geraham bungsu.
Setelah operasi selesai, butuh waktu kurang lebih 2 minggu sampai kondisi gigi Anda kembali pulih seutuhnya. Umumnya, operasi gigi geraham bungsu akan menimbulkan memar, nyeri, dan pembengkakan pada gusi.
Tahapan penyembuhan setelah operasi gigi geraham bungsu, yaitu:
Proses penyembuhan tersebut bukanlah patokan mutlak. Masing-masing orang punya waktu pemulihan yang berbeda-beda, tergantung dari tingkat keparahan impaksi gigi atau luka pasca operasi yang dialaminya.
Jika ternyata luka mengalami infeksi, atau ada masalah dengan proses penggumpalan darah, tentu waktu pemulihan bisa lebih lama.
Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.
Komplikasi setelah operasi impaksi gigi jarang terjadi. Namun, Anda mungkin dapat mengalami kondisi di bawah ini.
Dari berbagai risiko komplikasi yang sudah disebutkan, dry socket adalah yang paling sering terjadi. Kondisi ini menyebabkan rasa sakit dan peradangan di bagian gigi yang dicabut. Seiringnya waktu, rasa sakit akan bertambah dan dapat menyebar ke telinga.